MakassarPolitik

Serap Aspirasi Warga, William Laurin Fokus Masalah PPDB, Drainase, dan Kebersihan Lingkungan di Tallo

399
×

Serap Aspirasi Warga, William Laurin Fokus Masalah PPDB, Drainase, dan Kebersihan Lingkungan di Tallo

Sebarkan artikel ini

Makassar | Anggota DPRD Kota Makassar, William Laurin, kembali menggelar reses ketiga masa persidangan ketiga tahun sidang 2024-2025. Kegiatan ini berlangsung di Jl. Gatot Subroto 5 Nomor 16 RT 05 RW 02, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, pada Jumat (20/6/2025).

Reses tersebut merupakan agenda rutin bagi Anggota DPRD dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat untuk kemudian disalurkan dan ditindaklanjuti melalui pokok-pokok pikiran dewan.

Warga setempat menyambut kehadiran legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu dengan antusias. William turut didampingi Sekretaris Lurah Kaluku Bodoa, Anwar Bachtiar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat.

Dalam dialog yang berlangsung, warga mengemukakan sejumlah persoalan penting, seperti kondisi drainase yang buruk sehingga memicu banjir, masalah pendidikan terutama terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), serta kebersihan lingkungan.

Terkait PPDB, William menyoroti fenomena banyaknya peserta didik dari luar zonasi yang masuk ke sekolah tertentu sehingga mengurangi kuota bagi warga setempat.

“Banyak anak yang akhirnya bersekolah di luar zonasi karena alasan sekolah favorit. Padahal sistem zonasi hadir agar distribusi pendidikan merata,” ujarnya.

 

William juga mengingatkan agar tidak terjadi manipulasi alamat atau perpindahan Kartu Keluarga menjelang PPDB.

“Perlu verifikasi yang ketat. Jangan sampai ada yang pindah alamat sementara hanya untuk mengejar zonasi sekolah tertentu,” jelasnya.

Lebih lanjut, sebagai Anggota Komisi B DPRD Makassar, William menegaskan pemerintah harus tetap mengakomodir anak dari keluarga kurang mampu agar mendapatkan pendidikan layak.

“Sudah ada program pemerintah kota yang menjamin semua anak wajib sekolah, khususnya jenjang SD dan SMP,” tegasnya.

Sementara terkait drainase, ia memastikan pemerintah telah mulai melakukan pendataan untuk kemudian dilakukan perbaikan secara bertahap.

“Drainase yang rawan menyebabkan banjir akan diprioritaskan untuk diperbaiki,” katanya.

Dalam hal kebersihan lingkungan, William mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat.

“Kesadaran warga sangat penting. Pemerintah bisa turun, tetapi jika masyarakat tidak menjaga lingkungan, masalah kebersihan tidak akan selesai,” tutupnya.

 

Sekretaris Lurah Kaluku Bodoa, Anwar Bachtiar, mengapresiasi konsistensi William dalam memperjuangkan aspirasi warga.

“Beliau salah satu legislator yang betul-betul mengawal kebutuhan masyarakat. Mulai pelatihan hingga perbaikan jalan sudah terealisasi,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *