Makassar | Perbaikan ruas jalan Lebo–Ledong mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya warga Dusun Muntea yang selama ini merasakan langsung dampak kerusakan jalan tersebut. Program peningkatan infrastruktur ini dinilai membawa perubahan besar terhadap keamanan dan kelancaran aktivitas warga.
Kepala Dusun Muntea, Suyarwadi, mengungkapkan bahwa kondisi jalan sebelumnya sangat memprihatinkan. Kerusakan parah membuat jalur tersebut rawan kecelakaan, baik sepeda motor maupun mobil. Situasi tersebut sudah berlangsung lama dan kerap menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat.
“Dulu kondisinya parah sekali, banyak korban jatuh dari motor, termasuk kecelakaan mobil. Sekarang akses masyarakat ke pasar dan anak-anak ke sekolah sudah baik. Tidak sama lagi seperti dulu,” ujarnya.
Ia menambahkan, perbaikan jalan ini merupakan penantian panjang warga yang akhirnya terwujud berkat sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten.
“Jalan di Dusun Muntea sudah beberapa puluh tahun kita merdeka, baru satu kali dikerjakan, dan ini baru dikerjakan lagi. Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Bapak Bupati atas partisipasinya,” pungkasnya.
Perbaikan ruas jalan Lebo–Ledong kini diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi, mempermudah mobilitas masyarakat, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan di wilayah tersebut. (*)









